CBR

Full Review + Top Speed – 2 Hari Test Ride MV Agusta F3 675 (bag 1)

MV Agusta F3 675
MV Agusta F3 675

For Those Who Dare To Ride!
Itulah kalimat pembuka yang terpilih versi KBY yang diilhami dari lekbro Ferboes – setelah KBY sempat bingung mendefinisikan dengan tepat motor ini – tentang MV Agusta F3 675 yang dengan jelas mempunyai kubikasi mesin sesuai kodenya, 675cc dan bersilinder 3 sesuai kode F3-nya.

Banyak julukan yang KBY berikan buat MV Agusta F3 675 ini, dari Red Silver Hot Bike karena sesuai warna dan performanya, si Mesin Kemrosak karena sesuai dengan bunyi mesinnya saat idle, si Bengal karena saat RPM rendah atau stop n go mesin (gasnya) susah diatur tapi kalau digeber bikin ketagihan, sampai julukan the Real Hot Bike. Real Hot Bike itu ya literally alias dalam arti sesungguhnya, panas beneran lads! Hehehe…mateng deh paha, (maaf) selangkanga* dan bokong kalau sudah terkena macet.

Hari 1
KBY sudah sharing sedikit kisah KBY mengambil MVA F3 di artikel lalu, namun belum membeberkan secara lengkap apa saja yang KBY lakukan di hari itu dengan MV Agusta F3 675. Saat tiba di lokasi, KBY disambut dengan gerai unik yang terbuat dari kontainer dan didesain sedemikian rupa, tapi kok terlihat berantakan, selidik punya selidik, memang masih sedang tahap renovasi dan akan pindah persis di area sebelahnya yang sedang dibangun dan akan diresmikan pada tanggal 24 November 2013 nanti.

KBY disambut oleh Mbak Riffka, staff admin Moto Arte yang memang sudah menantikan kedatangan KBY guna mengambil MV Agusta F3 675. Setelah berbincang sejenak dan mengambil beberapa foto jenis MV yang ada, dari mulai F4, F3 1090, Brutale 1090 sampai Brutale 675, KBY pun pamit.

Tak lupa sebelumnya, Mbak Riffka membekali KBY informasi seputar si MV Agusta F3 675, dimulai dari penjelasan Drive By Wire, dimana membuat putaran gas menjadi sangat ringan karena tidak ada lagi koneksi kabel gas menuju throttle body, diatur secara electronic tentunya. Buat KBY ini sangat membantu meringankan kinerja tangan kanan karena putarannya menjadi enteng, sangat berguna di kemacetan.

Kemudian Mbak Riffka menerangkan seputar Mapping mesin dari ECM (Electronic Control Management – begitu KBY nyebutnya, atau versi MV Agusta F3 675 dinamakan Torque Control) yang terdiri dari 4 maps atau settingan. Ada Rain, Normal, Sport dan Custom. Rain saat jalan licin (menurut KBY lebih pas saat musim dingin/salju sih kepakenya, karena jalanan pasti licin banget).

Mode rain, power dan torsi dikebiri sedemikian rupa agar tidak terjadi selip atau traction loss di jalan. Normal adalah setingan normal, power-torsi-traction control disesuaikan dengan putaran gas, walau yang KBY rasakan power atau torsi dibawah 4000 RPM bisa dikatakan jadi terasa boyo. Sport dan Custom, sudah tau lah ya pastinya, semua di maksimalin, traction control minim atau off, power maksimal, torsi maksimal. Namun KBY hanya menset di Normal saja, ngeri ah hehee.

Perjalanan Pulang Ke Rumah
Setelah selesai tutor singkat dari Mbak Riffka, selepas dari Moto Arte, KBY pulang ke rumah bersama MV Agusta F3 675 melalui Radio Dalam-Cipete-Antasari-Wijaya-Pancoran-Cawang dan mampir di BKT untuk foto-foto sekaligus tes performa jika ada trek yang memungkinkan.

Dijalan, KBY jadi pusat perhatian (padahal orang-orang liat motornya, bukan ridernya :D). Diperjalanan itu pula KBY menyadari bahwa mesin F3 ini emosian, alias panas hehe, memang tidak sampai batas suhu maksimal mesin, sekitar ¾ tapi semburannya sudah terasa panas, untungnya di hari minggu itu jalanan cukup lowong, jadi walaupun KBY mengendarai si MV Agusta F3 675 tengah hari bolong, panasnya tidak terlalu menyengat. Plus, sesekali KBY bisa menggeber gasnya dan mendengarkan suara merdu dari triple exhaust nya…merduuu 🙂 sangat nikmat saat RPM bermain di atas 4000, jika gas dirunut perlahan, tenaga yang keluar pun linear, tidak sporadis, hmmm…superbike yang kalem…iya kah?
MV Agusta F3 675

MV Agusta F3 675 indonesia

MV Agusta F3 675

MV Agusta F3 675
image

image

Performa
Jalur Banjir Kanal Timur alias BKT Duren Sawit, di sana KBY menemukan satu lintasan kosong yang kalau sore sore suka dijadikan trek sepedahan, tapi jam 1 siang, siapa yang mau sepedahan? Hehe…Setelah yakin jalur kosong dengan 1-2 balikan, trek yang KBY perkirakan sepanjang kurang lebih 700-800 meter (ternyata cuma 490 meter saja) itu disulap menjadi trek drag dadakan buat si MV Agusta F3 675 yang sesuai spesifikasi mampu digeber maksimum 260 km/jam ini…wuoohh…

Take a deep breath, pastikan helm melekat sempurna, masukkan gigi 1…putar gas sebanyak yang KBY bisa, lepas kopling, MV Agusta F3 675 melesat agak lambat diawal, tapi itu terjadi hanya sepersekian detik saja lads, karena begitu RPM melewati 4000, rider harus bertahan dan berjuang memegang erat setang, F3 melesat cepat, cepat dan semakin cepat! Di setiap perpindahan giginya KBY merasakan ban depan terangkat..dengan bantuan EAS (Electronic Assist Shift), tangan kiri KBY bebas dari menarik pedal kopling, pokoknya saat RPM dirasa sangat cukup, tinggal ungkit pedal gearnya..

Tak ada waktu melirik speedometer untuk mengetahui berapa kecepatan saat itu lads..it’s about your life!…Kesan superbike kalem sirna sudah…gaya dorong yang luar biasa, menuntut rider untuk berkonsentrasi penuh…MV Agusta F3 675 benar benar mengeluarkan tabiat aslinya saat digeber habis…awesome!!

Oia sebelumnya KBY aktifkan dulu aplikasi Diablo, si pencatat kecepatan via GPS yang dibuat oleh Pirelli untuk Android. Empat kali balikan KBY melakukan hal yang sama di lintasan tersebut, tak peduli berapa yang tertera di speedo, baik kecepatan ataupun RPM, fokus KBY hanya ke depan dan jalanan.

Dan berapakah Top Speed MV Agusta F3 675 yang dapat KBY raih? Dengan cara KBY yang belum all out karena kondisi trek, nyali dan masih terbersit rasa ragu, KBY hanya mencapai gigi 4, itu pun dimasukkan sesaat menjelang finish, reflek dilakukan agar mesin tidak terlalu menggerung, dan karena saking blurnya penglihatan sekitar saat menggeber F3, KBY agak kesulitan dalam memperhatikan di titik mana seharusnya KBY mengerem atau mengendurkan gas, jadi, kadang masih agak jauh KBY sudah mengerem atau mengendurkan gas…

Pun begitu, top speed MV Agusta F3 675 yang dapat diraih jauh dari hasil coba Kang Taufik TMC saat di Sentul, Kang Taufik kalau gak salah menyentuh 235km/jam, KBY hanya 178,4km/jam saja lads…pelan yah, maaf deh, treknya gak smp 1km euy…

Cekidot hasilnya, maaf nama motornya lupa KBY rubah, jadi masih nama si Shiro Z deh…

image

Setelah dirasa cukup, KBY pun mengarahkan si MV Agusta F3 675 merah ini ke rumah, sudah tau kan ya bagaimana respon orang rumah dan tetangga? So bagaimana menurut lads soal top speednya? Gak penasaran lagi kan? Hehe. Yang harus dicatat, kecepatan 178,4 km/jam tersebut diraih dengan sangat cepat! Dengan trek yang pendek pula…

*disclaimer: KBY bukan ahli, bukan master, bukan sembalap, di tangan orang lain bisa jadi kecepatan maksimum MV Agusta F3 675 di trek yang sama bisa di raih lebih.

Tanpa Bonus, hambar rasanya hehe
image

image

Baca juga artikel lainnya, terima kasih sudah bantu sharing 🙂

Mangga digeber ladsss… Thanks for reading and sharing this article…

Kunjungi juga blog di bawah ini ya.. www.sakahayangna.com

  • Email me: kobayogasblog@gmail.com
  • Facebook : @kobayogas
  • Twitter : @kobayogasblog
  • Instagram: Kobayogas
  • YouTube channel: Yogas Kobayogas
  • Path: Yogas Kobayogas.com

<

About Kobayogas 3423 Articles
Seorang kuli di dunia asuransi, pencinta otomotif motor dan mobil sejak kecil, oleh rekan rekan dijuluki blogger motor dan blogger mobil

132 Comments

  1. om kobay bonuse endii….????

    oiya saya mau ngucapin mksh byk krn kmrn dah dikasi email KMI,,stlh saya urus alhamdulillah jd lebih cepat,bln depan lah dikirim.
    thanks om…muuaaacchhh

  2. nah..enak dibaca dan perlu !! Two thumbs up Lek Kob..seru nich test ride’nya. Kemrosak dan panasnya mesin sebanding dgn galaknya di track sktr 1 km..

    • Majalah Tempo ya wkwkwkwk…makasih pujiannya lek, tersanjung episode 36 saya 😀
      Iya, saat digeber, worthy banget kebayar semua capek dan panasnya hihihi…
      Begitu kena macet lagi, sebel lagi wkwkwkk

  3. KBY hanya 178,4km/jam saja
    lads…pelan yah, maaf deh, treknya gak smp 1km euy…
    ==============================

    178,4km/jam udah kenceng bro 😀

  4. wes………………helm apung2an ga broow……….jarak pendek mah susah buat kalkulasi kecepatan maksimal,,keburu finiss….kuduna mah di landasan kapal udara..baru mantabb,,hehee

  5. waahhh koq nama ane muncul nih sm om ferboes??

    2 kata utk om kobay….
    juuoooozzz gaaannndooozzz….

    aseli mantab bgt bonusnya,,

    makasih buangeettzzz,,udah dibantu kmrn+dikasi bonus togee….

    :mrgreen:

    #maap telat,hbs nganter nyonya&si kecil jln2

  6. siaappp boss….

    oiya ane mau curhat dikit nih om,
    gni,stlh ane email KMI bbrp hr lgsg dibales,eh stlh tu dpt email lg dr dealer kawak semarang,bla…bla..bla…negosiasi terjadi,lha td siang ane kn dah janjian ktemu.
    ddlm dealer ane iseng nanyain sales nya,mau bli mtr lagi tp cash&bla…bla..bla… sm kyk pertama x lah,ane cm mancing aja,stlh mentok ane lgsg nembak aja tuh sales “bpk **** ada?”
    dia jwb itu pak yg pk baju putih,lgsg ane ditemui&ngbrl.
    owner : oh bpk y yg email2an kmrn
    ane : iya pak,,gmn nih janji yg kmrn? (ane nanyain janji yg disepakati di email)
    owner : oh bisa…bisa…pak,utk bpk saya bisa bikin cpt deh,kpn nih mnt dikirim?
    ane : dlm hati,” haduh bujubuset,manjur bener speak2 kmrn,ampe jd kyk gni,pdhl td salesnya aja blg inden 6-7bln”. oiya tuh sales wkt dgr gni lgsg minggir,atut x kl ane gi2t,pdhl jg ane nyantai aja,ane senyum2 pdhl,,hihihi….kapokmu kpn lé….
    owner : koq diem pak?
    ane : nyengir aja,smbl blg “wah sy jg gk buru2 amat pak,klo inden sy rela tp kn y gk ampe segitunya lah,kn kt bpk yg inden byk,utk menghormati mreka y sy mnt dikirim bln desember aja.
    owner : oh bisa…bisa…bisa jadi
    ane: wah klo cash gk da diskon nih pak? (mencoba ssi=speak2 iblis)
    owner : waduh pak itu sudah harga net OTR,
    *bpk itu permisi ambil sesuatu&ternyata harga jual dr KMI ke dealer &dealer ke konsumen,,ane liat dipojok bawah ada ttd tgn pak dhe yusuke shimada (weleh ampe ditunjukin sm ane nih,brarti nih bpk beneran)

    dlm hati ane bertanya,tuh org abis disembur apa y sm KMI kmrn?? ampe ane disuguhi macem2 di sono.

    akhir kata ane pamit stlh nylesein administrasi,kluar dealer ampe dibukain pintu sm dianter,,,busyeett dah kyk tamu penting aja,dlm hati puas bgt,berkat om kobay nih,,,,hahahaha….

    joozzz pokoke om…

    • Hehehe…jangan kawatir om, trek ini dipastikan aman…siang hari terik, trek dipastikan kosong setelah beberapa kali balikan, no lobang, no gundukan, itu kenapa ay berani…
      Tapi jujur, kaget juga pas liat kecepatannya dapet segitu di GPS…kirain sekitar 150an…walau emang kencengnya terasa banget sih hehe..
      Besok mau ay ukur ah trek itu brp sih panjang sebenarnya…sama di foto deh.

  7. they say inline-3 is better than inline-4
    menurut KBY ini gimana?
    kalo dibandingkan dengan respon mesin Z800?
    kata orang inggris sih(yang fansnya triumph ya)
    inline 4 itu susah diprediksi tenaganya,karena stroke pendek dan kompresi tinggi
    sementara inline 3 lebih linear mirip V-twin

    • Bicara mesin silinder ganjil, yg KBY tau di mobil, getarannya pasti lebih terasa dibanding silinder genap, makanya balancernya kudu bagus. Misal nissan march, xenia 1.0, Ceria, Karimun estilo dll. Keunggulannya torsi yang besar di dapat di putaran rendah.
      Bicara respon, saat tes Z800 jelas lebih nyaman 4 silinder yah, dibawah 4000 terasa nyaman, sangat minim getaran, justru saat tes pendek tersebut KBY merasakan tenaganya bisa di prediksi loh si Z800, kalau sudah diatas 4000 yang dirasakan loh ya, mirip mirip semua antara 3 dan 4 silinder, dengan cc di atas 600.
      Mungkin juga karena KBY hanya merasakan Z800 sebentar jd ga bisa menilai/ merasakan lebih banyak.
      Yang jelas, suara 3 silinder itu ngangenin, 4 silinder lo akan tau dan bisa nebak seperti apa suaranya, tapi 3 silinder…mmmm..asik lah, kaya musik jazz yang asik dengan bunyi masing masing hehehe…

  8. om,,,emailnya udah ane kirim,kriting nih tgn ngetik drtd,,,,
    oiya copas an email yg dr dealer bacanya dr bawah y?? soalnya yg ane copas email trakir yg menyertakan email2 sblmnya,,,,
    hahahaha maap y om nyusahin :mrgreen:

  9. aku jawab pakai BB kok ga masuk yah?
    mantap banget reviewnya bro.
    Utk test tenaga ga harus di sentul kok. ini cukup memadai utk daily ride.
    ditunggu review F4nya….

    • Hahhaa…amatiran om…daerah rumah saya ya itu yg ketemu memadai treknya…lupa blm diukur euy tadi lewat BKT lupa mampir …
      F4 mudah mudahan ya om kalau gak ragu hehhe

  10. Wah ilegal tuh jalur sepeda……nggak juga deh…kan sepeda juga…sepeda motor. hahahahaa..ge sih lebih suka triple daripada four. lebih pengen lagi v4…eh bro cari pinjeman daytona 675, bandingin. hehehehe..btw triumph itu yg jarang atau hampir gak pernah dibahas di blog yak. padahal dealernya ada 2.

  11. waw, jalur lari pagi saya itu mah…, mantaff. minat ganti si shiro sama Red Silver Hot Kemrosak Bike??

    susunya sudah kepenuhan mau tumpah akibat kemasan yang tidak sesuai standard. sini saya bantu untuk menyanggah.. 😀 😀 😀

9 Trackbacks / Pingbacks

  1. Panjang Test Track MV Agusta F3 675 « KobaYogas.com
  2. Di Balik Selubung Ini, Ada Motor Termahal Di Dunia… « KobaYogas.com
  3. Full Review – 2 Hari Bersama MV Agusta F3 675 (bag 3, selesai) « KobaYogas.com
  4. Pojok Opini: Punya Moge Beneran Itu Truly Exciting… However.. | KobaYogas.com| Your Automotive Blog
  5. Test Ride Moge itu Mengasyikkan Sekaligus Beresiko Lads… | KobaYogas.com| Your Automotive Blog
  6. MV Agusta Menggandeng Pelumas Top1 – Lahirlah MV Agusta Top1 Pirelli Racing Team!! | KobaYogas.COM
  7. Para Rider MotoGP Memang Berada Di Dunia Lain, Skill Level Dewa!! | KobaYogas.COM
  8. Bingung Mencari Posisi Kunci Jok Belakang Yamaha Xabre? Disini Letaknya.. | KobaYogas.COM
  9. Test Ride Special: Honda CBR600RR 2009, Capek Tapi Terbayar Suaranya.. | KobaYogas.COM

Yuk Tinggalin Jejak Lads..